Pergunakanlah Waktu dan Tetap Berpengharapan


UT OMNES UNUM SINT DARI PERSPEKTIF BAPA, ANAK, YOHANES (YOHANES 17:21)





Ut Omnes Unum Sint


Agar semua satu adanya, adalah slogan yang sangat akrab bagi penghayat organisasi dan juga merupakan bagian dari refleksi doa Tuhan Yesus. Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia mengangakat motto ini menjadi semangat pembakar dan bagian kehidupan organisasi yang seharusnya tergambarkan.

Teks Yohanes 17:21 berisi sebagai berikut, “supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku”. Didalam teks ini ada tiga perspektif yang harus kita perhatikan bagaimana memaknai Ut Omnes Unum Sint tersebut. Pertama, perpekstif Bapa, kedua, perspektif Kristologi, ketiga, Perspektif Yohanes sebagai penulis dari ayat ini.Merupakan perbincangan yang hangat saat ini ketika dimana banyak orang merindukan implementasi dari motto ini dalam kehidupan berorganisasi dan juga bernegara di NKRI yang kita cintai.

Perspektif Bapa sebagai pencipta segala sesuatu, sebagai pengada dari yang tidak ada menjadi ada. Dalam hal ini kesuatuan akan terlihat didalam Bapa, dimana kesatuan tidak akan ada jika tidak ada kedamaian kesejahteraan yang tidak sempit, dengan demikian pemaknaan akan Bapa akan bersatu didalam hati manusia untuk melakukan kesatuan dengan Nya dengan tindakan menerima Bapa hadir dalam kehidupan manusia.

Perspektif Kristologi, Yesus sebagai anak yang telah satu dengan Bapa, dimana Yesus yang memiliki sifat adil dimana kesatuan akan hadir jika ada keadilan. Dan disini konsep Yesus mengingatkan bahwasaya Yesus akan bersatu dengan orang-orang yang termarjinalkan. Yesus datang untuk membawa kabar baik untuk orang-orang yang ditindas dan ditawan, menyuarakan kebenaran adalah hal yang menjadi bagian hadirnya Yesus datang kebumi untuk menyatakan atas ketidak adilan oleh perbudakan dosa yang sedang pekat diantara manusia.

Perspektif Yohanes, Yohanes anak Zabedeus yang di perkirakan menulis Injil Yohanes ini jika diperhatikan sering menggunakan kata “Akulah” dan “Kesatua” dimana penulis seolah mempertegas bagaimana Yesus dan Bapa sedang memplokramilkan sebagai hal yang ilahi, dan juga pembawa kabar baik tersebut, dan kesatuan dan keterikatakan mereka sangat di perjelas di injil ini, yang menekankan kepada kita bagaimana kesatuan yang abadi dan benar tersebut. Dan juga penulis injil berusaha memperjelaskan kepada kita bahwasanya ini adalah bentuk perlawanan pada masanya kepada aliran Gnostikisme dengan mempertahankan suatu keyakinan yang mendalam yang diberikannya dalam injil ini.

Dengan demikian kesatuan ini bukanlah kesatuan yang sempit yang seharusnya dimaknai, tetapi dimana penggabung kesatuan yang dimaksud dalam teks ini ialah bagaimana Allah dan Anak adalah kesatuan yang hakiki, atau abadi kekal adanya, tetapi disini dimana dituntut kesatuan yang bertujuan bukan hanya sekedar bersatu dan berkumpul membentuk kepanatikan atau meraih hal-hal duniawi yang memabukkan dalam makna mencapai kepuasan sentimentil. Tetapi lebih luasnya kesatuan yang berkepihakan dan berpegang kepada kebenaran, kepada orang-orang yang termarjinalkan oleh karena ketertindasan dan ketidak adilan mereka adalah satu kesatuan dengan menyatakannya dan melawannya dalam kehidupan yang humanis ditawarkan Yesus kepada murid-muridnya. Dengan hal ini fondasinya adalah kesatuan umat seperti Bapa satu dengan Anaknya dengan bertujuan seperti yang diterangkan sebelumnya.

 “Selamat mengimplementasikan UT OMNES UNUM SINT, bukan sekedar slogan, bukan sekedar takbir. Tetapi menjadi warna kehidupan yang di implementasikan dan terlihat dari keberpihakan kepada mereka yang termarjinalkan, ekspos eksistensi bukan implementasi nyatanya sebuah kesatuan, tetapi rasa yang direalitaskan akan menyatakannya."

Ut Omnes Unum Sint, Syalom.



Selamat merefleksikan Ut Omnes Unum Sint yang telah kita hadirkan di tiga medan layan kita.
Labels: OPINI

Thanks for reading UT OMNES UNUM SINT DARI PERSPEKTIF BAPA, ANAK, YOHANES (YOHANES 17:21). Please share...!

Back To Top