| Gbr. Pdt. Nelson Siregar Fasilitator Berdiakonia di Tiga Medan Layan GMKI |
Gerakan Mahasiswa Kristen
Indonesia Cabang Pematangsiantar-Simalungun (GMKI-PSS) Masa Bakti 2017-2019,
telah selesai melakukan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), yang dimulai dari
Hari Jumat-hingga Minggu (24-26 Nopember 2017) di Parapat Jordan Hotel. Latihan
Dasar Kepemimpinan di GMKI adalah Implementasi dari Pola Dasar Sistem
Pendidikan Kader 2006 (PDSPK) di GMKI, dan ini menjadi kurikulum yang telah di
bakukan oleh Pengurus Pusat GMKI berskala Nasional, guna pendidikan kepada
kader-kader GMKI di seluruh cabang yang ada di Indonesia. LDK yang dilaksanakan
GMKI-PSS kali ini memiliki bobot Level Pertama, Level dua nanti juga akan
dilaksanakan yaitu Kursus Latihan Kepemimpinan (KLK), dan untuk Level tiga Training of Trainer (TOT). Program ini semua
dipersiapkan yang merupakan misi dari GMKI untuk membina dan mempersiapkan
kadernya sebagai calon-calon pemimpin pembawa perubahan di masa depan (agent of change), sejalan dengan itu
juga dengan mengutip pidato Founding Father GMKI “Om Jo” Johanes Leimena bahwa “GMKI jadilah suatu pusat, tempat latihan
bagi mereka yang bersediah bertanggung jawab atas segala sesuatu,..”
Latihan Dasar
Kepemimpinan GMKI Pematangsiantar-Simalungun tahun 2017 di ikuti sebanyak 45
orang, diantaranya dari kampus FKIP-UHN, STT-HKBP, USI, UNEFA, STB-HKBP
Laguboti, dan dari cabang sejajaran ada dari GMKI Cabang Tarutung dan Sibolga.
Badan Pengurus Cabang (BPC) GMKI PSS melalui penelitian skala kebutuhan cabang
mempersiapkan sebanyak 4 Materi selama berjalannya LDK Pertama, “Berdiakonia
di Tiga Medan Layan GMKI” yang
dibawakan Fasilitator, Pdt. Nelson Siregar pensiunan Kepala Depertemen Diakonia
HKBP. Kedua Materi “Analisis Sosial Sebagai Kerangka Berpikir Metodologis” yang
dibawakan Fasilitator, Mulana Samosir. Ketiga “Manajemen Diri untuk Menentukan
Skala Prioritas Hidup”, dibawakan Fasilitator, Deden Togatorop, dan
terakhir “Who Am I?” Materi ini di Fasilitatori oleh Rindu Marpaung dan
Kristian Silitonga.
Saat membawakan materi
salaseorang Fasilitator mengatakan “bahwa GMKI harus mampu menunjukkan dirinnya
sebagai kader gerakan yang telah di isi ilmunya dan implementasinya mampu
kritis bukan sekedar selebrasi dan kegiatan di GMKI jangan hanya sekedar
ceremony”. Begitu juga saat materi analisis sosial peserta LDK langsung dilatih
bagaimana caranya untuk melakukan analisa masalah dengan mengangkat beberapa
isu yang ada di Indonesia. Dan Manejemen
diri serta materi Who am I? Merupakan
materi yang berguna untuk mengenali diri dan membongkar akan keberadaan diri
mereka.
Wahyu Nolim Siregar Ketua
Cabang GMKI PSS, mengatakan bahwa LDK kali ini kita mempersiapkan Fasilitator
yang memumpuni dan memiliki kemampuan yang tepat sebagai Fasilitator untuk
mempersiapkan Kader-Kader GMKI yang militan serta memiliki Spritualitas, Integritas,Profesionalitas.
Sebanyak 45 orang Kader GMKI PSS yang telah melalui Level 1 Latihan Dasar
Kepemimpinan ini akan kita kembalikan kembali ke tiga medan layan GMKI dan di
komisariat-komisariat mereka akan kembali berdinamika dan berproses untuk
semakin mengasah jiwa kepemimpinan mereka yang diharapkan kelak mereka akan
menjadi pemimpin yang kritis dan pembawa perubahan (agent of change) dan di
katakan sambutan penutupan beliau mengucapkan selamat kepada peserta LDK GMKI
PSS 2017 atas prestasi mereka telah melewati Level 1 Pendidikan Kader di GMKI
dan di harapkan Kader-Kader GMKI yang telah melewati LDK agar tetap Konsisten
dengan dirinya yang telah di persiapkan, mengarakan pikirannya terhadap
permasalahan-permasalahan yang ada di sekelilingnya termasuk kritis kepada
pemerintahan yang semena-mena dan pro kepada masrakat yang termarjinalkan
sebagai wujud keadilan yang kita emban agar nyatalah Syalom Allah di tengah
dunia.
Labels:
BERITA
Thanks for reading GMKI Siantar-Simalungun Ciptakan Kader Yang Memiliki "Spritualitas, Integritas, dan Profesionalitas". Please share...!

0 Comment for "GMKI Siantar-Simalungun Ciptakan Kader Yang Memiliki "Spritualitas, Integritas, dan Profesionalitas""